4 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Opini.Id

Anda punya blog pribadi?
Suka Menulis Di Blog Keroyokan semisal Kompasiana, Forumdetik, Indonesiana, dll. Pernah menulis di blog tersebut dan bagaimana perasaan setelahnya, apakah senang, bingung atau mau mual saking pusingnya?
Oom Rully  dan team dari Opini.id yang menggalang para penulis untuk  beropini di opini.id


Nah, kali ini saya mau ulas sesuatu yang berbeda. Sudah maklum kalau saat ini para pembaca media sosial di Indonesia mayoritasnya adalah anak muda dan ini cocok banget untuk membangun logika berfikir mereka dan merekonstruksi peradaban dari yang namanya informasi.

Peralihan remaja ke dewasa ada disekitaran usia 18 s.d 24 tahun. Menurut UU ketenagakerjaan usia di bawah 18 tahun ternyata masih dianggap sebagai anak anak, kecuali mereka yang sudah menikah cap anak anak akan hilang dengan sendirinya. Masa usia 18 hingga 24 tahun adalah masa emas , masa menabung , masa mengalami pengalaman sendiri baik pahit maupun manis. Kebanyakan anak muda di kisaran ini masih mencari jati diri;
Suasana gathering  bareng Opini.id Sersan, serius tapi berkesan


1.Bagi yang sedang bekerja akan mulai serius menata karir;
2.Bagi yang masih kuliah akan semakin fokus kalau tidak mau menjadi mahasiswa abadi;
3.Bagi yang masih penjajakan terhadap calon pasangannya akan dengan serius  berusaha mewujudkan jenjang selanjutnya;
4. Bagi yang baru menikah, akan fokus mendapatkan momongan dan seterusnya.


Selain hal manis tersebut, ada hal yang menjadi momok dalam kehidupan yaitu soal kesendirian atau istilahnya menjomlo. Jomlo (jomblo) itu sendiri ada dua yaitu karena sengaja akibat  ada fokus sesuatu hal (available) dan yang kedua ada alasan sedang proses mencari namun tanpa berkesudahan, hehehehe.

Prolog di atas tentu saja menarik untuk dicermati sebagai logika berfikir masyarakat kita yang bisa dikemas dalam bentuk sebuah berita atau cerita. Kisah ini bisa dalam bentuk tulisan maupun video. Lihatnya di mana?

Nah cerita menarik tersebut dapat temen temen dapatkan di sebuah situs yang beropini (boleh dikatakan bergenre anak muda). Logika berfikir ini bisa kita lihat di sebuah portal buatan anak muda Indonesia loh!

Adalah Opini.id sebuah situs yang menawarkan karya jurnalosme wargacv, olahan blogger, penulis benas berupa tulisan dan video dan atau gabungan keduanya.


 Uniknya ada 4 hal yang musti Anda ketahui akan keberadaan  portal berita ini ;

1. Opini.id dapat Anda unduh di Android Google playstore dengan mudahnya.
2.Opini.id adalah aplikasi yang ringan,   dengan 7,2 MB Anda dapat membuat akun sendiri dan bisa membuat video  yang diambil dari  youtube
3. Tulisan,vido  atau gabungan keduanya memiliki keunikan seperti kita bermain instagram, path atau sosial media lainnya , untuk melihatnya tak perlu scroll ke atas dan ke bawah namun dengan sistem geser  sliding atau swive;
4.Opni.id cocok untuk siapa saja selama penulis mampu membuat konten bermanfaat yang segemen pembacanya berusia 18 s.d 24 tahun tadi.

Kelemahan 

Awalnya, saya tak pernah tahu dan memang belum mengetahui akan adanya opini.id , tahunya ketika ada kawan yang meminta saya menulisnya di sini. Kemudian saya buka melalui pc, luar biasanya semua tampak cepat. Klik  postingan gak lama langsung tampil, klik video gak ada bufferingnya lancar selalu. Tulisannya singkat singkat tidak sampai 500 kata. Bahkan sekelas berita opini tentang politik hanya berupa tulisan singkat.

Hal menarik lainnya adalah semua postingan bentuknya disertai ilustrasi gambar  dan atau video singkat dari segmen per segemen postingan. Membacanya bikin asyik. Lalu kelemahannya apa?

Waktu mau login, kita ditampilkan pilihan mau daftar via fb, twitter atau email. Saya daftar via email dan konfirmasi dwngan paswordnya.Giluran mau posting ngubek ngubek sampe jam tiga pagi gak ketemu ketemu. Aneh nih, bagaimana cara nulisnya ya?

team blogger yang merasakan kerennya Opini.id

Namanya penasaran ya terus dicoba lagi sampai ketemu. Intinya kalau mau eksis di dunia digital, Opini.id ini harus friendly sama user atau pengguna, bukan malah bikin pusing para membernya seperti yang saya alami .

Opini.id  sebagai  sebuah wadah baru bagi para penulis di dunia maya  sedikitnya telah mewarnai khasanah berita di Indonesia dan akan menjadi idola baru para pemburu berita yang  bukansekadar melihat tulisan tentnag jomlo ngenes atau video anak anak gahol, opini.id akan terus bermetamorposis  menjadi sebuah platform berita yang menghasilkan tulisan tulisan bernas dengan kesimpelan sistem yang dimilikinya saat ini. 

Sekian dari saya , kali aja temen2 mau ikutan sumbang saran buat portal ini bisa download aplikasi yang cuma 7,2 MB dam rasakan sensasinya.







Comments

  1. Lagi coba2 nulois si papi gak mau ngasih tau nih.

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Iya oom, buat suasana baru bagus . Nulis jadi lebih asyik

      Delete
  3. Penggabubgan video, foto dan tulisan itu menarik banget loh buat saya, jadi bacanya enak ajah. Apalagi di Opini foto-fotonya bagus, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoi, salut sama yang buat. Kalau trus konsern n ada perbaikan komprehensif pasti deh anak muda kita nyerbu nih portal. Cie cie cie

      Delete
  4. Menarik mas. Aku jadi harus baca teliti karena nungguin part opini.id-nya di mana haha. Iyap opini.id jadi media alternatif yang oke dan lumayan asik buat dibaca cuma ya itu, aku enggak terlalu nyaman baca di PC, tapi nulisnya di PC asik dibanding gawai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sekarang sudah banyak perubahan loh , keren dah pokoknya

      Delete
  5. Menarik mas. Aku jadi harus baca teliti karena nungguin part opini.id-nya di mana haha. Iyap opini.id jadi media alternatif yang oke dan lumayan asik buat dibaca cuma ya itu, aku enggak terlalu nyaman baca di PC, tapi nulisnya di PC asik dibanding gawai.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Menyoal Kecerdasan Anak , Pastikan Pencernaannya Sehat

Wuling dan The Real Spacious Family MPV

Memberikan yang Terbaik, Nelpon, SMS kini gak pakai pulsa lagi