Janadriyah Sebuah Kisah Perjalanan Menembus Mimpi


Yup, mimpi .
Itulah yang dipunyai seluruh orang dipenjuru dunia sebagaimana mimpi ini dimiliki juga oleh sebuah keluarga kecil di daerah pelosok  Provinsi Banten. Sebuah tempat yang sejak dimekarkannya daerah ini di tahun 2000-an menjadi Provinsi Baru bernama Banten baru sekali ini kudengar itupun dari sebuah tulisan berupa novel berjudul Janadriyah.

Kembali soal mimpi tadi, sudah selaiknya setiap muslim bermimpi ke Baitullah dan menunaikan Ibadah Haji dan Umroh sesegera mungkin, semuda mungkin kalau bisa. Apalagi yang ditunggu, kalau saja umur masih panjang yang memang sebuah ketidak pastian. Kisah Abah yang dituliskan dalam Janadriyah sedikit banyak mengusik alam bawah sadarku sebagai seorang bapak dari dua anak. Abah dan saya punya cita cita sama yaitu bagaimana sesegera mungkin ke Rumah Allah menunaikan ibadah haji,  yang membedakannya Abah begitu yakinnya ketika menggendong dan bersentuhan kulit dengan  anak yang baru lahir dari istrinya (Emak).  Sekali sentuh saja keyakinannya muncul bahwa anaknyalah (Rahmat) yang akan mewujudkan mimpi Abah dan Emak untuk pergi haji , mencium Hajar Aswad dan bersama sama dengannya menunaikan rukun islam yang ke-5 .



Nah, perjalanan Rahmat inilah yang menjadi inspiratif berikutnya dalam karya Febriandi Rahmatulloh salah satu penulis selain Achi  TM yang memang sudah terkenal di bidangnya. Rahmat dideskripsikan sebagai anak yang penurut, rajin beribadah dan menyukai olahraga bulutangkis. Kegemarannya ini kemudian disalahgunakan dengan meminta bayaran kepada teman temannya dengan alasan nilai sekolahnya akan buruk apabila tidak memberi apa yang dimintanya. Meskipun akhirya ketahuan oleh Abah dan diminta mengembalikan seluruh uang yang telah ditabungnya di sebuah celengan dengan alasan untuk Abah pergi haji. Inilah awalnya cerita bergulir bagaimana Abah selalu ada di saat Rahmat membutuhkan kekuatan dalam mengarungi kehidupannya sebagai pelajar dimulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga saat dirinya menjadi mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) jurusan Ekonomi.

PERSAHABATAN YANG MEMBANGGAKAN

Dalam Novel ini, kita dibuat iri oleh persahabatan tanpa batas dari seorang Rahmat dengan temannya yang tinggi dan tampan bernama Ridho , hingga di sebuah kisah terakhir ada adegan yang akan membuat kita bertanya  WHY, mengapa dengan tanda tanya (?)  banyak sekali di kepala saya dan pembaca yang melahap novel setebal 500 halaman ini.

Sahabat tidak hanya mwmbawa kita kepada kebahagiaan dunia, tapi juga bisa membawa kebahagiaan di syurga (akhirat). Ya, saya iri karena persahabatan Rahmat dan Ridho yang ditampilkan dalam novel  Janadriyah ini. Baca deh kalau gak percaya !

KISAH CINTA YANG BISA TERJADI KEPADA SIAPA SAJA

Anda pernah jatuh cinta, dan selalu tertahan dengan berbagai alasan.Baca lagi, kemungkinan Anda akan teebantu bagaimana solusi menyalurkannya. Adalah Rahmat yanh dalam ukurannya sebagai anak baru gede (ABG) menyintai dan dicintai adalah sesuatu hal biasa saat ini, namun tahukah Anda kalau itu terjadi pada anak Anda nantinya? Dapat dipastikan nilai nilai sekolah anak Anda akan berantakan. Pacaran tidak sehat ala anak sekolah sekarang akan menjadikan mereka yang melakukannya sulit berprestasi di sekolah. Itulah yang dialami Rahmat ketika menginjak masa SMA, bertemu dengan Daru gadis cantik menurut takarannya, gadis baik yang setiap saat ingin dipeluk, disayang manja oleh Rahmat namun tak mendapatkannya karena taatnya Rahmat akan larangan Agama yang juga disampailan oleh abah kepadanya.

Nilai nilainya menjauh drastis dari yang diharapkan karena fokus lebih banyak bersama Daru, pun juga Ridho sahabatnya yang juga menjalin kasih dengan Helen , gadis Indo tercantik di sekolahnya. Kembali ketujuan awal, mereka pun tersadar dan kembali belajar dengan tekun. Yup lulus SMA dan lulus Ujian Perguruan Tinggi Negeri UGM membuat Rahmat fokus dalam belajar.
Cerita ini pula yang memberikan saya ilmu suatu saat jika kedua anak laki laki saya mengalami kejadian  yang sama. Novel ini bukan sekadar masalah percintaan tetapi hanya bumbu pemanis kisah yang dituliskan Febri yang dari 100 persen tuliaannya 80 persennya mendekati kisah aslinya.

HARAPAN TAK SESUAI KENYATAAN , TUHAN MAHA TAHU APA YANG TERBAIK UNTUK KITA.

Kolaborasi antara Febri dan Achi TM sungguhlah karya yang luar biasa, ringan, renyah dan sekali lagi dalam dua hari saya melahap 500 halamannya adalah prestasi tersendiri. Terbukti Novel terbitan Emir Books, Erlangga  ini yang dihargai Rp 170.000 per buahnya akan berdampak signifikan kepada pembacanya. Jadi jangan ragu ragu untuk membelinya ya!

Kembali ke kisah berikutnya, meski Janadriyah, Riyadh sebuah negeri di Timur Tengah banyak adalh flot akhir dari kisah ini namun kisah saat di Viena dan bertemu Lastri, sahabat SMA nya yang belakangan di kenal sebagai Mai (Humairoh) yang akan dipilihnya menjadi pendampingnya .  Lastri juga ternyata adalah teman adiknya, Anisa yang berulang kali mengingatkan ada sahabat kecilnya yang satu SMA dengannya.

Harapan pembaca siapa yang akan menjadi istri Rahmat, berbanding terbalik dengan si penulis. Femy, Diva, Daru  adalah perempuan yang terus saja disebut selain nama Mai juga di sana.

Nah penasaran dengan kisah sedih, gembira, kocak dan bikin jengkel dengan sikap Rahmat dalam novel ini  baca sendiri ya ! Hehehehehe








Comments

  1. Wah bagusnya pesan moral yang terkandung dalam kisah Janadriyah ini ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. bagus banget mak, itulah tandanya novel ini akan mengikuti jejak novel lainnya di layar lebar

      Delete
  2. baca novel nya ppi serius banget sampe heran mmi lihatnya hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. habis asik, bahasanya sederhana soalnya namun sarat makna

      Delete
  3. Banyak kalimat romantis untuk Lastri dari Rahmat dan ini bikin baper pembaca haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kepengin dipanggil Mai juga ya? Qqqq

      Delete
  4. Wah sama Mas, saya juga melahapnya dalam 2 hari saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tandanya novel ini sangat menarik bukan?

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Menyoal Kecerdasan Anak , Pastikan Pencernaannya Sehat

Wuling dan The Real Spacious Family MPV

Memberikan yang Terbaik, Nelpon, SMS kini gak pakai pulsa lagi