Menyoal Kecerdasan Anak , Pastikan Pencernaannya Sehat

Masalah pencernaan adalah masalah bayi di seluruh dunia apabila kurang peka terhadap indikasi penyebnya

Tangerang, 14 Maret 2013,  anak pertamaku lahir ke dunia,  prosesnya sunggih  tak terduga. Seharusnya Satu Bulan lagi  (April) dipastikan kehadirannya, namun Kanda panggilan anakku ini ditakdirkan lebih cepat satu bulan dari bulan normal kelahiran. Saat itu, sebagai calon Ayah, persiapan menyambutnya pun kurang sama sekali.

Alhamdulillah buah hatipun lahir sempurna dengan berat badan 2,9 kg dan panjang nya 46 cm. Bayi kami tercinta ini dinyatakan dokter telah sempurna meski baru 8 bulan dalam kandungannya.

Selama beberapa hari, Kanda  minum ASI eksklusif, namun setelah Satu minggu kelahirannya  kemampuan anak ini minum susu ibunya  luar biasa mengalahkan kemampuan ibunya menghasilan air Susu ibu. Anakpun sering menangis kehausan , seringnya  sih malam hari dan membuat seisi rumah panik.

Terutama uci (nenek) yang tampak panik merasa tidak tega melihat cucunya menangis begitu kerasnya. Akhirnya karena kondisi produksi ASI Ekslusif sangat sedikit , maka disepakati ditambahkan susu formula sesuai anjuran dokter yang menangani anak kami.

Masalahpun belum selesai sampai di sini, Kanda dalam perjalanannya  menampakan indikasi alergi susu sapi, setidaknya itu dalam pemikiran kami sebagai orang tua baru, sampai akhirnya kami menemukan informasi bermanfaat mengenai kondisi sebenarnya saat itu.


Kehadiran kami pada acara diskusi mengenai tumbuh kembang anak yang diadakan oleh EnfaClub  dengan topik Pencernaan Anak. Diadakan di  Tanamera Cuisine Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Saya sebagai seorang suami yang memiliki hak dan kewajiban yang sama seperti kaum ibu sangat bersemangat menghadirinya.

Meski kini, anak sudah dua namun terasa ilmu mengenai perkembangan anak, tips untuk kecerdasan mereka di masa depan sungguhlah teramat kurang.

Ada beberapa materi yang sama dengan apa yang saya tanyakan dahulu terhadap dokter anak di waktu lalu.

Mengapa Masalah Pencernaan Sering disalah artikan dengan alergi ?

Menurut Dr.dr. Ariani Dewi Widodo,SpA(K)  seorang Doktor dalam bidang ilnu kedokteran 2016 dan Dokter umum (Universitas Indonesia) 2005 dan Dokter Spesialis Anak UI 2010  mengatakan Gejala Sistem Pencernaan  bisa berupa :
1. Kembung;
2.Sering buang gas;
3.Sakit Perut;
4.Mual/Muntah
5. BAB tidak lancar;
6.Rewel tanpa sebab jelas.

Saya punya pengalaman terhadap nomor 6 yaitu Rewel Tanpa Sebab Jelas dan ini membingungkan kami sebagai orang tua. Ternyata sebagian bayi mengalami masalah pencernaan pada usia dini.

1. Fnctional GI Discomfort  tersering pada usia < 1 tahun
2. Ketidaknyamanan pencernaan akibat :
NUTRISI
1. Gas dalam usus berlebihan;
2. Gangguan Pencernaan Karbohidrat;
3. Cara pemberian minum;
4. Alergi protein susu sapi/intoleransi

NON NUTRISI
1.Motilitas
2.GER
3.Hormon Usus
4.Gangguan Flora Usus

Ternyata lagi 50 persen bayi mengalami gejala ketidaknyamanan (discomfort) selama tahun pertama.


Sebagai seorang ayah, saya pun memahami ternyata tidaklah mudah mengurusi anak. Salah salah ada akibat jangka panjang yang bisa menyebabkan sakit buah hati kita berlanjut.  Bila saja berlanjut >3 bulan : Risiko kesehatan mental di kemudian hari
1.Agresi
2.Hiperaktif
3.Cemas (anxiety)
4.Gangguan tidur
5.Migren
6.Alergi

Gejala alergi itu sendiri terjadi pada 3 area
1. Kulit, berkisar 50 s.d 70 persen
2.pernapasan 20 s.d 30 persen, dan
3. Saluran cerna 50 s.d 60 persen.

Apabila ada anak anak  yang mengalami gejala Eczema, mengi/nafas berbunyi, feses berdarah  dan gejala alergi lainnya  ada kemungkinan alergi protein susu sapi .

Anak saya minum susu formula sejak berusia di bawah satu tahun , apabila ada alergi protein susu sapi ternyata angka kejadiannya hanya 7 persen dan ini terus terang melegakan saya sebagai orang tua.





Yang jadi konsern saya sebagai orang tua dan sebagai seorang ayah, bagaimana sih cara mudahnya mengenali indikasi alergi susu sapi ?

Pemateri kedua datang dari seorang pakar kesehatan anak.Bapak M.Nuh Nasution . Ahli dari  Enfa A Pkus (Enfa A +) ini memberikan materi tes alergi susu sapi yang bisa diakses dengan mudahnya oleh seluruh peserta . Aplikasi ini memudahkan orang tua bila menemukan adanya indikasi alergi susu sapi. Melalui  http://www.enfaclub.com/tesalergi-sususapi "
Tes ini terdiri dari pertanyaan pertanyaan yang disertai jawaban pilihan dari observasi orang tua terhadap kondisi anaknya.
Pemateri kedua Bapak M.Nuh Nasution , memaparkan bagaimana orang tua bisa mendeteksi secara cepat anak yang terindikasi alergi


Salah satu contoh dari tes alergi susu sapi, hasil nilainya 5 mengindikasikan bayi tidak mengalami alergi susu sapi
Apa yang djberikan mead johnson kepada kami para blogger dan terutama saya adalah sesuatu yang sangat berharga. Hal ini berkaitan dengan kesehatan dan pertumbuhan anak anak kita di masa depan nantinya. Bayangkan jika potensi anak anak Indonesia yang cerdas dikarenakan pencernaannya yang sehat terjaga dengan baik tentu akan membuat negara ini kuat karena  ketersediaan faktor sumber daya manusianya.

Kini, para orang tua tidak perlu takut apabila memiliki bayi yang terindikasi alergi susu sapi, lakukan penanganan cepat dan bila perlu konsultasikan ke dokter spesialis anak.

Kembali kepada soal alergi susu sapi ini, saya setuju dengan apa yang dikatakan oleh DR.dr.Ariani Dewi Widodo yaitu lakukan tiga hal : Pencegahan, Pencegahan, dan Pencegahan.



Di sesi terakhir, ada sharing ilnu dari pakar dunia digital Indonesia Bapak Parjono Sudiono. Ahli digital dari Zenit  Optimedia & Performance ini menyajikan menu berbuka puasa lebih berwarna lagi. SEO  (Search Engineering Optimize) yang menjadi bahan utama para blogger dalam memberikan daya tarik tulisannya di blog masing masing. Mesin pencari akan lebih optimal bagi para penulis apabila memenuhi beberapa persyatayan yang tak jarang tidak dilakukan oleh penulis itu sendiri.

Sebagaimana diketahui Blogger mempublish tulisannya agar dapat dibaca oleh orang lain dan berfungsi sebagai media  sharing  and education .Ini sama ketika saya menuliskan tentang permasalahan alergi yang banyak dijumpai di skitar kita.

Blogger kebanyakan menggunakan blognya sebagai media  promosi produk atau keperluan bisnisnya , sesekali saya menulis di blog sebagai penyalur hobby dan pengisi waktu senggang.  Semakin berkembamg blog pun menjadi kebutuhan  untuk penulisan yang lebih oke lagi, ya menuju profesionalisme muara akhirnya.

Lalu, bagaimana mesin pencari dapat mengindex tulisan kita? Berikut adalah tips yang dipersembahkan oleh enfaclub melalui Pak Parjono.
1. Melakukan indeksisasi saat ini juga, jangan ditunda tunda;
2. Buatlah peta situs seserhana blog kita ;
3. Mengerti akan siapa target pembaca kita dan memiliki daya pencarian yang tinggi secara fokus;
4.update lah konten Anda secara konsisten, sebisa mungkin setiap hari dan detik.com adalah contohnya;
5. Buatlah artikel yang dapat mudah dicari dan bermanfaat;
6.Tingkatkan kemampuan blog agar mudah dan cepat dibaca aliaa tidak lambat karena banyaknya item item yang memberatkan performanya;
7. Selalu mengecek peringkat anda di mesin pencari.


Semoga Bermanfaat






Comments

  1. Acaranya keren & komplit yaa mas. Udah dpt ilmu kesrhatan anak, tau cara cek alergi anak & ilmu ngeblog.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul bangrt, n banyak ilmu yg kita dapetin di sini.

      Delete
  2. Nah.. Soal perencanaan, saya keinget kata bapak yang pertama kali bicara. Berdasarkan pengalamannya dia juga, kalau nemu masalah seperti ini; alergi atau bukan, jangan asal denger kata si A dan si B.
    Asumsi yg salah bakalan menghasilkan langkah yg salah ke depannya. Dikhawatirkan salah terus, lagi...
    Acara seperti yang diadakan bareng Enfa ini emang keren, ngasih insight yg bermanfaat banget, ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, pengalaman berharga banget. Info dari ketiganya bisa diaplikasikan dikehidupan sehari hari.

      Delete
  3. Wah.. Kan jadi enak ya, Mas kalau tes alergi susu sapi bisa di cek secara online. Jadi pengen nyoba deh ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, kalau punya anak, punya saudara bsa dicoba.

      Delete
  4. Hebat banget ya ada papi2 yang amat sangat peduli sama kesehatan anak2 sampai ngikutin seminar dan talk shownya juga. Semoga anak-anaknya tumbuh sehat dan cerdas ya paaak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, sebenarnya semua bapak pada care ma anak2nya kadang gak tau mau mulai dari mananya. Hehehehe

      Delete
  5. kanda hampir seumuran dengan anak pertamaku nih mas ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya, anaknya namanya siapa ya? Salam kenal

      Delete
  6. terima kasih yang sudah mampir

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Wuling dan The Real Spacious Family MPV

Memberikan yang Terbaik, Nelpon, SMS kini gak pakai pulsa lagi